My Shout Box

Name :
Web URL :
Message :
:) :( :D :p :(( :)) :x

Anda pengunjung ke:

Rabu, 23 Agustus 2006

Cerita Jakarta (Bagian 2)

Kayaknya panitia bisa aja nyenangin para peserta yang tidak masuk final 5 besar Eagle Award. Walaupun masih nginap di Gren Alia Hotel, karena semua peserta yang masuk final dipindahkan dari hotel itu ke hotel lain yang katanya lebih mewah, Hotel Harris namanya.

Hari rabu, hari sesudah presentasi di Gouthe Institute. Atit, salah satu panitia, mengajak kami ke Studio Metro TV. Awalnya aku ogah-ogahan ke sana, aku mikir ini hari terakhir di Hotel, jadi lebih baik aku tidur-tiduran di hotel, menikmati kasur yang empuk dan hembusan udara dingin dari lubang yang panjangnya kira-kira 80 cm yang menempel di dinding dekat jendela, orang menamakannya Air Conditioner. (* hehe.. macam orang kampung aja loe*).

Tapi mikir-mikir, kayaknya seru juga ke Metro TV. Paling tidak ada cerita yang di bawa pulang ke Aceh, dan diceritakan kepada teman-teman di jurusan aku, jurusan Komunikasi. Yak… jurusan dimana tempat aku kuliah, dan jurusan ini sebetulnya juga tidak jauh dari yang namanya media. Baik itu media cetak maupun media elektronik seperti TV

Perjalanan ke Kedoya dari Cikini ternyata melelahkan, tanpa mikir panjang sempat mata ini terpejam untuk menuruti lelah sesaat.

Mataku tercengang ketika melihat gedung Metro TV yang berdiri megah didaerah itu. Ternyata Public Relation Metro TV sudah lama menunggu kedatangan kami di sana. Dengan ramah, mereka membawa kami keliling ke seluruh seluk beluk studio televisi tersebut.

Ternyata panitia sudah menjadwalkan makan siang di Metro TV. Audrey, salah satu staff public relation di sana mengajak para looser ini ke kantin yang berada di dalam lingkungan kantor itu.

Foto-foto di studio yang sedang off air ternyata di perbolehkan oleh Manager PR yang sedari tadi menemai kami jalan-jalan di sana. Suatu ruangan yang terletak beberapa kamera di suatu sudut, dan disudut lainnya terdapat suatu dekorasi lengkap dengan properti olahraga yang biasanya digunakan untuk acara Sport Corner Metro TV. Ruangan yang dipenuhi dengan warna hijau itu juga digunakan untuk berbagai acara, seperti Metro Siang, Metro Malam, dan berbagai acara dialog yang siarkan oleh Metro TV.

Latar belakang yang hijau digunakan sebagai screen untuk menempelkan background yang telah disiapkan oleh teknisi di ruang komputer atau IT. Layar hijau atau Green Screen (sebagian menggunakan blue screen) ini sering digunakan dalam film-film animasi. Teknisnya, setelah kameraman mengambil gambar dengan latar belakang green screen tadi, editor akan memerintahkan komputer untuk menterjemahkan layar hijau tersebut menjadi suatu background yang telah disiapkan. Dengan kata lain suatu video yang digabungkan dengan background.

Begitu juga dengan studio ini. Kamu nggak akan melihat layar hijau ketika menonton Metro Malam, atau News Flash atau acara-acara berita lainnya di Metro TV. Karena para teknisi telah mengganti layar hijau tersebut menjadi backgroung yang telah didesain, ada juga yang beranimasi.

Keluar dari studio, aku melihat ada beberapa staff yang memakai kostum putih hitam di antara banyaknya staff yang berkostum biru hitam. Ternyata itu adalah para mahasiswa yang melakukan magang disana. Sempat terfikirkan, kalo aku akan melakukan magang juga di sana. Tapi mungkin biaya akan menjadi kendala utama bagiku. Biaya perjalanan Aceh – Jakarta saja udah bingung, apalagi biaya hidup disana.

Tapi……………. Kita lihat saja nanti.

4 komentar:

keren juga ko di studio.ko magang aja kesana!kalo biaya hidup pande-pande ko aja!jangan kemana2 naik taksi.berdenyut juga tuh kantong.biaya perjalanan bisa naik bus aja.asal ada kemauan pasti ada jalan!

kata-kata mu boy macem orang tua yang lagi nasehatin anak nya..hehehe

ka..kunjung ke blogg aku yah... dah ada perubahan tu..

wuuuuiih! masuk 10 besar nih!
hebbat eeeeuy!
waktu itu spedaman nonton di tv.
keren2!!
tp paling berkesan yg suster apung.

ayo dokter2 muda pada kedaerah dunx bantuin suster apung, siapa tau ketemu spedaman yg lagi penempatan:p

wah, zz baru tau, eka piawai di bidang yang satu ini. salut. Keep doing the best. Gak pa-pa gak masuk final. lolos ke Jkt aja udah keren banget. Great!!!

Poskan Komentar

Silahkan memberikan komentar terkait dengan isi tulisan di atas. Mohon maaf jika saya terpaksa menghapus komentar yang tidak berhubungan dan/atau terkesan hanya mencari backlink tanpa komentar yang berbobot.